Kembali ke...

Wednesday, 17 December 2014

9 buah Haiku Maman Widia


pagi berkabut
menunggu matahari
sinari bumi

 

pergi tak pamit
tinggalkan pahit lalu
pisah kecewa

cahaya bulan
tadi malam meredup
seiring hujan

 

surya tenggelam
biduk pergi melaut
Menerjang ombak

 

tak perlu marah
apapun tuk mu jua
pasti banggaku

 

keindahanmu
mengundang gundah slalu
jiwa yg hampa

 

cinta merana
kesetian kasih
yang sia sia 

 

kesetiaan
telah dikhianati
kasih sendiri 

bila mu pergi
tetaplah bawa kasih
Yang kuberikan

No comments:

Post a Comment