Kembali ke...

Monday, 15 December 2014

Beni Setia

enak dan menikam yang mana ya

 

minum teh petang  

: angin dan penat pelan
mengendap. reda

 

apa:

 

mencecap kopi
: angin dan penat pelan 

 

MUSASHI

sabetan pada
si tangkai bunga bakung
tanda. isyarat

manajemensi
energi, cara pegang
gagang samurai

 

katakan dengan
diam. tangan terlipat
hati berdenyar


meluncur. tanah
runtuh, dan kubah langit
: lumpur. terkubur

 

dalam lipatan
terdalam si kelamin
terbaring virus

--hiv. lantas
terjagakan orgasme
: kamu terjangkit

 kapal titanic
itupun karam oleh
yang tak terlihat

toko buku di
palguna, yang sekarang
full diratakan

tanyakan pada
herry dim: akan jadi
hutan kotakah

sekali pernah
sua juga di palguna
dan sumur bandung

bursanya koran
untuk sekota bandung
dan buku bekas
 
 

wilayah subuh
soni farid maulana
kala remaja

puncak gunung es
alam dan kejadian
hanyalah kata

 

dalam lipatan
terdalam si kelamin
terbaring virus

--hiv. lantas
terjagakan orgasme
: kamu terjangkit

 

dalam ingatan
semua rindu disimpan
: dibungkam. senyap

bersandar pada
maut, menatap senyap
setapak. lengang

alangkah ngilu
maut, desau gerinda
mengasah pisau

membidik mati
: belibis berenang di
telaga. senyap

hayang ka bandung,
hayang ka soreang--ka
jatining kangen

tebing, jembatan,
kelokan sungai serta
kuburan desa

sudah sampaikah
di tempat berziarah
anak dan cucu?

gigi yang satu
uglak-uglik, persis yang
ketitipan-Nya

 

peron statsiun
tempat riuh menunggu
ajal berangkat

hanya tv dan hp
di kamar hotel. tidak
ada siapa

hanya bangkai, yang
kaku tidak berguna
: bau--terbiarkan

ngan ukur lipen
nu tiasa ditagih
tina lambeyna

alan tanah di
hamparan ladang tebu
--bunganya putih

juluran baja
sepasang rel kereta:
kekal terpisah

julangan hitam
monolith karang: tegak
ditutup gunung

kan di dalam
kolam, apa mengendus
wangi kemuning?

gebalau busuk
perseteruan antar
lawan politik?

agresivitas
hujatan, pembelaan
maha subyektif?

kan di dalam
kolam, apa mengendus
wangi kemuning?

na sawah ledoh

melak pare, abdi mah

: saukur ngurek

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment