Kembali ke...
▼
Ranie Dewiyanti
...
semoga benar
haikuKu pertamaku
pandangan hati
#haiku
sang bianglala
padukan tujuh kelir
seputih cinta
(#2, 120115)
#1
jejak semalam
sisakan kumai pening
berdentam-dentam
#2
jingga lumantung
poles angkasa raya
padahal pagi
#3
bubuk jelaga
bukan nestapa karma
warna bahagja
#4
hijau kotaku
longgarkan ruang nafas
kotalah kembang
#5
pengap sesak ku
pekak bising kuping ku
terik surya ku
#6
daun di mawar
embun di daun, tetes
mantra bareksa
2 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#7
berkeliaran
wayang-wayang bernyawa
bermacam roman
#8
enyahlah duka
kau tak layak bertempat
pada sukaku
#9
diferensinya
buana dan suwarga
kebakaannya
#10
tlah dikecapkan
akan berputar cakra
suka dan duka
#11
mata yang riak
refleksikan pelangi
yang warna warni
#12
gulana tiada
murka karar mengirap
ku penuh cinta
#13
and if quiescent is
the source of my happiness
then I'll sew my lips
3 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#14
and if the sky is
way to meet you constantly
my shoes are the stars
#15
if this poem is
the only one chance for us
my pen won’t dry out
#16
mereka bilang
“berhentilah bersedih”
dan aku linglung
#17
mereka bilang
“yakinilah kuatmu,
gundahmu lenyap”
#18
mereka bilang
“lupakan bencanamu,
raihlah senang”
#19
mereka bilang
“palingkanlah sorotmu,
mata lukamu”
4 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#20
dan engkau bilang
“sesungguhnya riangmu,
pada matamu”
#21
saat terucap
bahwa aku tak sama,
senyum tidurku
#22
kini kutolak
resah karna sepiku
nur dengan ruhmu
#23
adalah aku
dengan anak-anakku
dan dengan engkau
#24
adalah engkau
dengan pergi jauhmu
ketabahanmu
#25
dan lalu kita
dan rindu dendam kita
dan teguh kita
#26
aku menghirup
udara embun pagi
engkau oksigen
5 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#27
terima kasih
kekasih terkasihku
terima kasih
#28
sang khalil gibran
mengajari akalku
dan jiwaku
#29
tentang mencinta,
dicinta dan berpaut
nyata diraja
#30
bila kelana
menemukan sang cinta
kau menetaplah
#31
jangan mengandal
cinta hanya bawamu
suka dan bagja
#32
atau kirimi
gelora dan asmara
semata saja
6 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#33
tapi siaplah
ada hingar di cinta
yang abu kelu
#34
jalan nestapa
duri-duri di kaki
mendarahimu
#35
atau derita
menekan rindu rasa
mengair mata
#36
tidak, tidak kan
cinta bagai sutera
tanpa terkoyak
#37
karena pahit
engkau akui manis
meresapinya
#38
karena darah
engkau belajar balut
luka bernanah
7 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#39
lalu sang cinta
semahal zamrud merah
terasah indah
#40
lalu sang cinta
tak mudah fana hilang
tergenggam erat
#41
berhujan-hujan
menyeka muka kuyup
dan air mata
#42
aku pembual
berkoar bisa hidup
tanpa hadirmu
#43
selamat pagi
ku tak tahu mengapa
haiku benakku…
#44
as we know so far
we prepared since years ago
in our absence
8 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#45
agreed on things hurt us
to be kept and saved deeply
let it pass us by
#46
we've been so happy
underwent so many days
were very lovely
#47
we’ve been so sad, ‘cause
ought to lie down discreetly
with no any strength
#48
now we must defend
on the set-up which binds us
to a day might be
#49
we don’t stop wishing
through the words rhythmically
through endless prayers
#50
dream is still alive
the one about you and i
you feel the heartbeat?
9 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#51
kita bertahan
dalam bahagia ria
dalam kurnia
#52
senyap di kota
bagai upeti rutin
hari ku dan kau
#53
jelaga debu
mesiu rindu rasa
untuk sang waktu
#54
kita bertahan
di jalan panjang kini
menanti-nanti
#55
tes tes tes, peluh
biarkan rincik lalu
bagja menggema
#56
kalintang sesah
wedalkeun pikahatur
pikeun jungjunan
10 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#57
pada penghujan
dalam penghujung warsa
hijau kotaku
#58
tak terbilang kau
mencumbu ruah kasih
dan aku bungkam
#59
akulah jala
sang penjaring gelora
dan aku bungkam
#60
dan engkau bahkan
tak pernah akan tahu
tangis tersedak
#61
asa kacida
aya jelema kitu
lalaku maung
#62
mestinya bias
menghalau lindap kelam
warnai hati
11 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#63
paruh bukanlah
bibir berfungsi sama
maka diamlah
#64
bukan elegy
tapi sambaran petir
panggil namamu
#65
masih tentangmu
dan kelepak semesta
menghujam bumi
#66
sesejuk embun
sewangi sepoi bayu
sekokoh tanah
#67
aku di sini
tetap tempat yang sama
memikirkanmu
#68
lalui hari
dalam gempita ria
sepiku masih
12 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#69
bengek oh bengek
enggankah kau beranjak?
nafas tlah sesak
#70
hutan nan hijau
di pelosok negeri
kini berapi
#71
tatap ke esok
berjuta memorimu
tak kan mengirap
#72
no words but panting
so cold and quiet tonight
sound of creaking bed
#73
a labour of love
get the picture of my life
our souls intertwine
#74
bertahan pejam
bergeming di hadirmu
kuputus asa
13 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#75
sekuat daya
dipatri dalam hati
sgala ujarmu
#76
akan bertepi
satu hari denganmu
dan janji kita
#77
urging to cave in
these two hearty hearts' smelting
can't be divided
#78
berperang sengit
ihwal hasrat dan fakta
belum cukupkah?
#79
ku tak bernanah
tapi di ruang bisu
kau toreh luka
#80
bahana raya
terbangkan kisah kita
cinta terpisah
14 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#81
mencekal rindu
di mana kau artikan?
kau beri pilu …
#82
lelatu malam
jumpakan aku dan kau
bhāgya samsara
#83
si parotitis
inkubasi seminggu
nyeri menganggu
#84
wajah semrawut
bengkak di sana sini
si parotitis!!!!
#85
tak pernah cukup
serumpun untai kata
maknai sesak
#86
sejuta rasa
menanggung rindu dendam
juga rembulan
15 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#87
berkulit kayu
aku adalah kitab
berisi lagu
#88
aku bermakna
tanpa tirai kelambu
terawang cahya
#89
sebentar usai
luangku tuk haiku
kembali “nguli”
#90
seperti sayap
seharusnya mengepak
urung terluka
#91
pun belum cukup
jutaan tutur pena
mengungkap makna
#92
ingin berhenti
meniti jaring sunyi
aku terseret
16 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#93
tak hingga ambang
kau pohonkan ku sabar
hening bunuhku
#94
sana kemari
yakinku tentang engkau
juga tercekat
#95
suatu hari
kau berkata bijak
"percayalah, love"
#96
seorang engkau
sisakan harap cinta
tuk seorang ku
#97
teruji kisah
semat semua asma
matang di cinta
#98
sekali ini
jadilah air, kasih
basuh tangisku...
17 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#99
jika tlah kismat,
dapatkah kau bisiki
dan redakanku?
#100
happy birthday, sir…
you teach us how to answer
and the right questions
#101
wilujeng, akang
mugi bagja sugema
teu weleh aya
#102
tiada lagi
kataku tentramkanmu?
tanyamu sedih
#103
celoteh minggu
kakek nenek bergurau
tentang si kafan
#104
ku mondar mandir
pintu wc terkunci
padahal mules
18 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#105
lakon digelar
sinden berkulik lengking
wajah durjana
#106
sepinggan kisah
tentang anak negeri
terlindas harta
#107
satu permata
jadikan negeri jaya
diplomat agung
#108
ada berita
di panggung kota kita
berkabung darah
#109
penyihir ringkih
lantun kutukan mantra
lonte bidari
#110
lelaki muda
haus cinta ibunda
gila tersesat
19 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#111
teror si anak
tikam bapa di dada
dengan cintanya
#112
cintai cinta
nafaskan dahagamu
dan engkau jauh
#113
dan ku mencinta
tergari merindumu
bersimpuh do’a
#114
prahara terjang
sayat pegatkan smara
jiwa teruji
#115
ku ingin lugas
berkata tanpa batas
dan makna kias
#116
terngiang gilap
lepas malam di teras
sabda kucinta
20 | P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
#117
satu semata
terhunus kau berbaris
glora jenaka
#118
erangan bisu
bungkam basa, mengesah
titian raga
#119
lengar jemantung
bak pena tak bertinta
netra mengering
#120
kuseru kaka
bersahut helai daun
tancapkan kama
#121
tatapi pikat
gencat lenggok rintihan
puncak meluap
#122
badut menangis
kenduri pasar malam
tak laku lagi
ranie dewiyanti
bandung, 12 juli 1972
jl. salendro timur bandung
hobby : nulis -amatir lah- , masak, nongton
pekerjaan : pengusaha
profesi : professional convention & event organizer
kids : 2 daughters
pendidikan : manajemen informatika AMIK bandung, matematika - FMIPA UNPAD
email : raniesmr@gmail.com
website : www.poemysteryan.com
| P a g e
by ranie.dewiyanti © bandung, website : www.poemysteryan.com Haiku Ranie
No comments:
Post a Comment